WAJAH PERPUSTAKAAN KITA


JUDUL - JUDUL SKRIPSI / THESIS / KARYA ILMIAH

Jumat, 08 April 2011

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKAMELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGAPADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA(PTK Pembelajaran Matematika Kelas .......


ABSTRAK
Kuncoro Budi Pramono, A. 410 030 094, Jurusan Pendidikan Matematika,
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas
Muhammadiyah Surakarta, 2007, 81 Halaman.

Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan prestasi belajar siswa dalam
menyelesaikan soal matematika melalui penggunaan Alat Peraga. Penelitian ini
merupakan penelitian tindakan kelas bersifat kolaboratif antara peneliti, guru
matematika sebagai pelaku tindakan kelas, dan kepala sekolah sebagai subjek yang
membantu dalam perencanaan dan pengumpulan data. Subjek penelitian yang
dikenai tindakan adalah siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Sawit yang berjumlah 37
siswa. Data dikumpulkan melalui metode observasi, catatan lapangan, tes setiap
akhir siklus, dan dokumentasi. Analisis data secara deskriptif kualitatif dengan
metode alur yaitu data dianalisis sejak tindakan pembelajaran dilaksanakan dan
dikembangkan selama proses pembelajaran, alur yang dilalui meliputi reduksi data ,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian
menyimpulkan bahwa: (1) Kemandirian siswa dalam menyelesaikan soal matematika
meningkat dari 16,2 % menjadi 72,9 %. (2) Kemampuan siswa mengalami
peningkatan dari 56,8 % menjadi 91,8 %. (3) Keaktifan siwa dalam pembelajaran
mengalami peningkatan dari 0 % menjadi 1,35 %. (4) Hasil belajar siswa meningkat
dari 3,4 % menjadi 65,7 % pada akhir tindakan. Kesimpulan penelitian ini adalah
prestasi belajar siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika dapat ditingkatkan
melalui penerapan pembelajaran melalui penggunaan alat peraga.

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam rangka mencapai tujuan nasional, pembangunan bidang
pendidikan merupakan sarana dan wahana yang sangat penting dan
menentukan dalam pembinaan sumber daya manusia. Menurut menteri
pendidikan nasional Wardiman Djoyonegoro, pembangunan pendidikan
sedikitnya terdapat tiga syarat utama yang harus diperhatikan agar dapat
berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM),
antara lain: (1) Sarana gedung, (2) Buku yang berkualitas, (3) guru dan
tenaga kependidikan yang profesional (E. Mulyasa, 2006:3)
Pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang dapat
menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dasar untuk belajar
sehingga dapat mengikuti bahkan menjadi pelopor dalam pembaharuan
dan perubahan. Marsigit menyatakan bahwa ahli-ahli kependidikan telah
menyadari bahwa mutu pendidikan sangat bergantung pada kualitas guru
dan praktek pembelajaran dalam pemecahan masalah sehingga
peningkatan kualitas pembelajaran merupakan uji mendasar bagi
peningkatan mutu pendidikan nasional (Sutama, 2000:1).
Didalam proses belajar mengajar guru dihadapkan pada keaneka
ragaman kemampuan siswa yang ada sedikit banyak akan berpengaruh
terhadap penguasaan materi pelajaran yang diajarkan guru didalam kelas.
Dengan demikian guru diharapkan dapat memilih metode yang baik dan
tepat sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan efektif.
Guru tidak harus menggunakan satu macam metode tertentu saja dalam
menyampaikan materi secara klasikal misalnya metode ceramah
(konvensional). Selain itu setiap pokok bahasan mempunyai karakteristik
yang berbeda-beda sehingga belum tentu cocok / efektif jika diajarkan
dengan metode ceramah. Hal ini disebabkan karena pokok bahasan dalam
matematika ada yang berupa perhitungan adapula yang berupa
pembahasan geometri yang tidak mungkin mengajarkannya dengan
metode yang sama (Suwarna, 2006:105).
Geometri memiliki karakteristik ilmu yang terdiri dari serangkaian
pernyataan tentang titik, garis, bidang, proyeksi bidang (planar), dan
bangun ruang tiga dimensi. Geometri adalah sebuah subjek abstrak tetapi
mudah digambarkan dan mempunyai banyak penerapan praktis yang
nyata. Akan tetapi bagi mayoritas anak seusia siswa SMP mengalami
kesulitan dalam mempelajari konsep-konsep atau gambar yang abstrak.
Karena kemampuan berpikir mereka baru mampu untuk memahami dan
mempelajari konsep-konsep benda real atau nyata. Sehingga untuk
menjembatani problem seperti ini maka diperlukan sebuah media yang
gunanya sebagai perantara dalam menyampaikan berbagai informasi
tentang ilmu geometri agar mudah diterima dan dipahami oleh siswa (anak
didik). Dalam proses belajar mengajar media dapat berupa alat atau pun
metode. Setiap proses belajar mengajar ditandai dengan adanya beberapa
unsur antara lain: tujuan, bahan, metode dan alat. Unsur metode dan alat
merupakan unsur yang tidak bisa dilepaskan dari unsur lainnya yang
berfungsi sebagai cara atau teknik untuk mengantarkan bahan pelajaran
agar sampai kepada tujuan. Dalam pencapaian tujuan tersebut, peranan
alat peraga memegang peranan yang penting sebab dengan adanya alat
peraga ini bahan dengan mudah dipahami oleh siswa (Nana Sudjana,
2005:99)
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas, Usaha agar
proses pembelajaran lebih efektif dan efisien dalam mengadakan
penelitian maka permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini antara lain:
1. Masih rendahnya prestasi belajar siswa pada mata pelajaran
matematika.
2. Mengajar dengan menggunakan metode demonstrasi yang disertai
penggunaan alat peraga akan menuntut siswa aktif dalam kegiatan
pembelajaran.
C. Pembatasan Masalah
Mengingat luasnya permasalahan, maka perlu adanya pembatasan
masalah secara jelas. Agar penelitian ini mencapai sasaran maka
permasalahan ini difokuskan pada peningkatan prestasi belajar matematika
pada siswa yang diberi pembelajaran dengan menggunakan alat peraga
pada pokok bahasan Kubus dan Balok.
D. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah dan pembatasan masalah
tersebut diatas maka permasalahan secara spesifik yang dicari dalam
penelitian ini adalah adakah peningkatan prestasi belajar siswa yang dalam
proses belajarnya dengan menggunakan alat peraga pada pokok bahasan
Kubus dan Balok?
E. Tujuan Penelitian
Dari perumusan masalah yang ada diatas, tujuan dari dilakukannya
penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa
kelas VIII SMP Negeri 2 Sawit pada pokok bahasan kubus dan balok
dengan menggunakan alat peraga.
F. Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoritis
Secara umum hasil penelitian ini secara teoritis diharapkan
dapat memberikan sumbangan kepada pembelajaran matematika
utamanya pada peningkatan mutu pendidikan matematika melalui
optimalisasi penggunaan alat peraga. Secara khusus penelitian ini
untuk memberikan kontribusi pada strategi pembelajaran berupa
pergeseran dari paradigma mengajar menuju ke paradigma belajar
yang mementingkan pada proses untuk mencapai hasil.
2. Manfaat Praktis
Hasil penelitian ini, diharapkan juga dapat memberikan
kontribusi untuk guru matematika dan siswa kelas VIII Sekolah
Menengah Pertama (SMP). Bagi guru matematika dapat dijadikan
masukkan bahwa penggunaan alat peraga dapat dijadikan alternatif
media dalam pembelajaran bangun datar. Bagi siswa proses
pembelajaran ini dapat meningkatkan penguasaan konsep,
pemahaman materi dan kemampuan matematikanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar