WAJAH PERPUSTAKAAN KITA


JUDUL - JUDUL SKRIPSI / THESIS / KARYA ILMIAH

Rabu, 06 April 2011

PERENCANAAN GEDUNG SEKOLAH SMA EMPAT LANTAI DI PURWODADI DENGAN PRINSIP DAKTILITAS TINGKAT 3

NUR’AINI, RIZKI (2007)
Abstract

Tugas akhir ini dimaksudkan untuk merencanakan struktur gedung empat lantai menggunakan prinsip perencanaan daktilitas tingkat 3. Struktur gedung SMA di Purwodadi, sebagai ibu kota kabupaten Grobogan. Purwodadi termasuk dalam wilayah gempa 3. Perencanaan gedung SMA ini menggunakan beberapa peraturan yang dijadikan sebagai acuan. Peraturan yang dipakai meliputi PPBBI-1984, untuk perhitungan rangka atap baja. Pembebanan pada rangka atap baja metode SKSNI-03-1728-2002. PPKGURG 1987 digunakan untuk mencari besar gaya geser akibat gempa pada gedung. Perhitungan struktur beton untuk gedung didasarkan pada metode SK-SNI-T-15-1991-03. PPIUG 1983, digunakan sebagai acuan besarnya beban suatu material terhadap gedung. PBI 1971 untuk merencanakan plat. Mutu bahan yang digunakan untuk struktur gedung sebesar fc’ = 20 MPa, fy = 350 MPa, untuk perhitungan rangka atap baja digunakan mutu baja Bj 37 (σijin = 1600 kg/cm2). Analisis perhitungan struktur gedung menggunakan bantuan program SAP 2000, Microsoft Excel 2003, program tersebut digunakan untuk mempercepat perhitungan dan mendapat hasil yang akurat. Sedangkan penggambaran menggunakan program Autocad 2004. Hasil yang diperoleh berupa kebutuhan dimensi dan tulangan yang diperlukan pada perencanaan struktur gedung adalah sebagai berikut : 1). Struktur rangka kuda-kuda baja menggunakan profil .70.70.7 dengan alat sambung baut Ф = 1,905 cm dan plat buhul 8 mm. 2). Plat lantai menggunakan ketebalan 12 cm, baik untuk lantai 2 sampai lantai 4. Sedangkan tulangannya menggunakan tulangan pokok D10 dan tulangan bagi D8. 3). Perencanaan tangga menggunakan bentuk K dengan lebar injakan 26 cm dan tinggi tanjakan 18 cm. Untuk plat tangga maupun bordes digunakan tulangan pokok D12 dan tulangan bagi dp8. 4). Balok menggunakan dimensi 300/500 untuk tiap lantainya. Untuk tulangan pokok digunakan D19 dan tulangan begel 2dp8. 5). Dimensi kolom 500/500 untuk tiap lantainya digunakan tulangan pokok D25 dan tulangan begel 2dp10. 6). Pondasi menggunakan dimensi poer : tebal 0,8m, lebar 2,5m, tulangan D25, sedangkan tiang pancang dimensi 300/300 dengan tulangan D19 dan sengkang 2dp6.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar