WAJAH PERPUSTAKAAN KITA


JUDUL - JUDUL SKRIPSI / THESIS / KARYA ILMIAH

Rabu, 06 April 2011

ANALISIS KEBUTUHAN PARKIR DAN KARAKTERISTIKNYA (Studi Kasus Terminal Tirtonadi Sebelah Barat Surakarta)

Abstract
Nugroho, Rochmad Prajanto Dwi (2007)

Transportasi memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan nasional. Transportasi dapat juga membuka keterisolasian wilayah pedalaman dan terpencil. Perencanaan dan pelaksanaan pembangunannya perlu ditata dan dibentuk dalam satu kesatuan yang terpadu. Untuk menciptakan keterpaduan jaringan transportasi secara lancar dan tertib, maka perlu dibangun dan diselenggarakan terminal. Terminal Tirtonadi adalah terminal tipe A yang berfungsi sebagai transit rute bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP ) dan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan parkir dan karakteristiknya serta mengevaluasi fasilitas-fasilitas yang ada dalam Terminal Tirtonadi. Penelitian dilakukan selama tiga hari yaitu hari Senin tanggal 21 Agustus 2006, Rabu 23 Agustus 2006 dan Sabtu 26 Agustus 2006 pada pukul 06.00 WIB – 18.00 WIB. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripsi analisis. Materi penelitian adalah bus yang menggunakan fasilitas parkir barat di Terminal Tirtonadi. Data yang diambil berupa data primer dari survei di lapangan yaitu pencatatan plat nomor kendaraan dan waktu masuk maupun waktu keluar terminal sebelah barat. Data sekunder yang dipakai adalah layout terminal, luas areal parkir sebelah barat dan fasilitas terminal. Hasil survei dianalisa dengan rumus dan teori yang ada dan dibandingkan dengan standarisasi yang ada. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh kebutuhan parkir di Terminal Tirtonadi sebelah barat dilihat dari luas areal parkir cukup menampung kendaraan dikarenakan luas kebutuhan parkir berdasarkan akumulasi maksimum sebesar 39 kendaraan dengan SRP 74,8 m2 adalah 2.917,2 m2. Sedangkan luas areal parkir yang tersedia adalah 3.220 m2. Tetapi dari akumulasi maksimum, areal parkir sebelah barat melebihi kapasitas sebesar 32 kendaraan. Untuk kendaraan yang lain menuggu di areal yang kosong. Dari analisis diperoleh karakteristik parkir yaitu: headway rata-rata untuk bus Solo – Jogja sebesar 2,80 menit, Solo – Semarang sebesar 3,10 menit dan Solo – Jakarta sebesar 6,41 menit. Akumulasi parkir maksimum harian tertinggi adalah 39 bus dengan interval waktu 15 menit terjadi pada hari Senin, 21 Agustus 2006 pada pukul 15.15 – 15.30 WIB. Indeks parkir maksimum tertinggi adalah 139,29 % terjadi pada hari Senin 21 Agustus 2006 dan indeks parkir rata-rata tertinggi adalah 106,41 %. Volume parkir harian tertinggi terjadi pada hari Senin dengan jumlah 590 bus. Tingkat turnover tertinggi sebesar 21,07 bus/hari/ruang. Jadi secara keseluruhan areal parkir di Terminal Tirtonadi sebelah barat tidak memenuhi standar kebutuhan parkir.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar