WAJAH PERPUSTAKAAN KITA


JUDUL - JUDUL SKRIPSI / THESIS / KARYA ILMIAH

Jumat, 08 April 2011

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASISTEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA POKOKBAHASAN FAKTORISASI SUKU ALJABAR...

Abstrac
Nugroho Tedi Haryanto, A410020028.

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk merancang media pembelajaran berbasis TIK pada pokok bahasan Faktorisasi Suku Aljabar menggunakan Microsoft Power Point. (2) Untuk mengetahui aktivitas belajar siswa terhadap matematika dengan menggunakan Microsoft Power Point pada pembelajaran matematika.Media ini diujicobakan di SMP Negeri 1 Ngemplak Boyolali tahun ajaran
2006/2007. Subyek penelitian ini adalah kelas VIII A yang berjumlah 40 siswa.
Metode pengumpulan data dilakukan melalui metode angket, observasi, dan
wawancara. Analisis data pada penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian dari perancangan media pembelajaran ini cukup membantu guru
dalam proses belajar matematika dan merupakan salah satu alternatif pembelajaran dikelas yang menarik. Media pembelajaran ini diujicobakan dalam proses pembelajaran dikelas untuk mengetahui aktivitas belajar siswa. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa sedang. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa media ini dapat diterapkan dalam
proses pembelajaran matematika.

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Teknologi informasi dan komunikasi yang pada mulanya adalah alat hiburan dan alat penyampaian pesan-pesan penerangan, bukan desain untuk tujuan pembelajaran. Kemudian banyak para ahli melihat potensi yang ada pada media ini untuk dimanfaatkan bagi pendidikan. Setelah dilakukan
berbagai percobaan dan penelitian, terlihat potensi yang besar dan luas dari
media ini untuk digunakan menjadi alat penyampaian pesan-pesan pembelajaran.Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) telah membawa perubahan pesat dalam kehidupan manusia. Pekerjaan yang dikerjakan oleh manusia secara manual bisa digantikan oleh mesin. Informasi dan komunikasi dapat diakses dengan mudah dan cepat sesuai kebutuhan. Dengan demikian
kemajuan IPTEK telah mempengaruhi semua ruang lingkup kehidupan,termasuk juga dalam dunia pendidikan Menurut M.J Langeveld (Rubiyanto dkk, 2003:20) pendidikan adalah
kegiatan membimbing anak manusia menuju pada kedewasaan dan mandiri.
Dalam pendidikan terdapat perbuatan belajar baik oleh siswa maupun oleh
guru. Kegiatan belajar menimbulkan terbentuknya kebiasaan yang berupa
tingkah laku yang semakin terampil dan efisien. Kegiatan belajar ini bertujuan
untuk memperoleh perubahan tingkah laku yang permanen dan lebih maju.
Dalam kegiatan pembelajaran matematika, sering ditemui beberapa
kesulitan yang umumnya dimiliki siswa. Diantaranya adalah kesulitan
menghitung dengan cepat, kemampuan logika, ketrampilan menulis atau
menggambar dan rasa malas belajar. Hal ini dikarenakan para siswa
memandang pelajaran matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan.
Salah satu faktor yang menyebabkan siswa sering merasa bosan dan
tidak memahami materi pelajaran adalah penyampain materi pelajaran yang
kurang menarik dan kurangnya komunikasi antara guru dan siswa dalam
pembelajaran. Untuk itu perlu dicari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.
Guru sebagai pengajar menjadi fokus dalam kegiatan belajar mengajar,
karena peranannya yang sangat menentukan guru harus mampu
mentransformasikan pengetahuan yang dimilikinya kepada siswa. Melalui
proses belajar mengajar guru harus mampu mengetahui kesulitan yang dialami
siswa dan mencari alternatif pemecahannya. Sedangkan sebagai perencana
pengajaran, guru diharapkan mampu merencanakan kegiatan belajar mengajar
secara efektif. Salah satu alternatif yang dapat membuat pembelajaran
matematika lebih menarik dan siswa dapat berperan aktif adalah diciptakannya
suatu media pembelajaran.Syaiful Bahri (1995:136) menjelaskan didalam kegiatan belajar
mengajar ketidakjelasan bahan yang disampaikan dapat dibantu dengan
menghadirkan media sebagai perantara. Kerumitan bahan pelajaran dapat
disederhanakan dengan bantuan media. Media dapat mewakili apa yang
kurang mampu guru ucapkan melalui kata-kata atau kalimat.
Media disini sangat penting untuk menarik siswa untuk mau belajar
dan membuat siswa antusias dengan materi yang diberikan. Ada berbagai
media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar. Salah
satunya yaitu dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang mempunyai arti
dan bermanfaat bagi manusia. Sedangkan komunikasi adalah penyampaian
pikiran oleh seseorang kepada orang lain melalui media. Media yang berbasis
teknologi dan informasi ini diharapkan mampu memecahkan kesulitan yang dialami siswa.
Komputer sebagai sarana untuk menyajikan informasi dapat dimanfaatkan diberbagai bidang. Dalam sektor pendidikan pemanfaatan komputer sudah berkembang tidak hanya sebagai alat yang hanya
dipergunakan untuk membantu urusan keadministrasian saja, melainkan juga sangat dimungkinkan untuk digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pemilihan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi Sebagai contoh, dengan adanya komputer multimedia yang mampu
menampilkan gambar maupun tulisan yang diam dan bergerak serta bersuara,
sudah saatnya komputer dijadikan sebagai salah satu alternatif pilihan media
pembelajaran yang efektif dan menarik. Hal semacam ini perlu ditanggapi
secara positif oleh para guru sekolah menengah, khususnya guru bidang studi matematika
Sebagai media, salah satu manfaat komputer bagi guru adalah dapat dipergunakan sebagai alat bantu dalam menyiapkan bahan ajar maupun dalam proses pembelajaran sendiri. Oleh karena itu sudah semestinya para guru mengetahui manfaat komputer dalam proses belajar mengajar dan mampu
menggunakannya dalam proses belajar mengajar. Dengan kemajuan teknologi
diharapkan guru dapat membuat suatu media pembelajaran berbasis teknologi
informasi dan komunikasi untuk dapat dipergunakan oleh siswa dalam
kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun diluar sekolah secara mandiri.
Media ini diharapkan dapat mewakili peranan guru sehingga siswa dapat
belajar dan memperoleh informasi dan dapat berkomunikasi secara tidak
langsung terhadap materi yang sedang dipelajarinya.Salah satu software yang digunakan untuk membuat media pembelajaran adalah program Microsoft Powerpoint. Program ini dapat
menampilkan informasi yang berupa tulisan, gambar-gambar, animasi serta
dapat menampilkan suara sehingga siswa dapat berkomunikasi secara tidak
langsung dalam proses belajar mengajar.
Dari latar belakang tersebut diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian Media pembelajaran dengan menggunakan Software Microsoft Powerpoint.
B. Pembatasan Masalah
Agar tidak terjadi perbedaan penafsiran mengenai judul penelitian,
maka penulis membatasi masalah yang akan diteliti. Pembatasan masalah ini
bertujuan agar penelitian yang akan dilakukan dapat tercapai pada sasaran dan
tujuannya. Adapun pembatasan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Perancangan media pembelajaran matematika menggunakan Microsoft PowerPoint.
2. Aplikasi Microsoft Powerpoint pada pokok bahasan Faktorisasi Suku
Aljabar kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Semester I.
C. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas maka pokok permasalahan penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana membuat suatu media pembelajaran berbasis TIK pada pokok
bahasan Faktorisasi Suku Aljabar menggunakan Microsoft Powerpoint?
2. Bagaimana meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan
Microsoft PowerPoint yang diterapkan dalam proses belajar matemtika?
D. Tujuan Penelitian
Sejalan dengan permasalahan-permasalahan dalam usaha penelitian
ini, maka tujuan yang akan dicapai adalah sebagai berikut :
1. Untuk merancang media pembelajaran berbasis TIK pada pokok bahasan
Faktorisasi Suku Aljabar menggunakan Mircrosoft Powerpoint.
2. Untuk menggunakan Microsof Powerpoint dalam pembelajaran matematika.
E. Manfaat Penelitian
Penelitian ini memberikan manfaat konseptual utamanya kepada
pembelajaran matematika, disamping itu juga kepada peningkatan mutu
proses dan hasil pembelajaran matematika.
1. Manfaat teoritis
Secara umum hasil penelitian ini diharapkan secara teoritis dapat
memberikan sumbangan kepada pembelajaran matematika utamannya
pada penggunaan media pembelajaran berbasis TIK menggunakan
Microsof PowerPoint pada pokok bahasan Faktorisasi Suku Aljabar.
2. Manfaat praktis
a. Dapat dimanfaatkan oleh guru matematika sebagai media
pembelajaran untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar yang
menarik
b. Untuk memberikan satu alternatif pemecahan masalah kesulitan siswa
dalam pembelajaran matematika.
F. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan skripsi ini terdiri dari beberapa bagian yaitu sebagai berikut :
1. BAGIAN AWAL
Bagian ini meliputi Halaman judul, halaman persetujuan, halaman
pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, kata pengantar, daftar
isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran dan abstrak.
2. BAGIAN ISI
Bagian ini terdiri dari :
BAB I PENDAHULUAN
Pendahuluan berisi tentang latar belakang masalah, pembatasan masalah,
perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika
penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Landasan teori berisi tentang kajian pustaka dan kajian teori. Kajian pustaka
mengembangkan hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan
penelitian ini. Kajian teori memuat teori-teori dan konsep-konsep yang
relevan atau berkaitan dengan penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN
Metode penelitian membahas tentang bahan penelitian, jalan atau alur
penelitian, kebutuhan penelitian dan analisis hasil penelitian.
BAB IV HASIL PENELITIAN
Pembahasan hasil desain media pembelajaran dengan Microsoft powerpoint
BAB V PENUTUP
Bab ini memuat tentang kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini serta
saran untuk pengembangan dan kesempurnaam media pembelajaran.
3. BAGIAN AKHIR
Dalam bagian ini terdiri dari daftar pustaka dan daftar lampiran.
Kelas yang digunakan untuk penelitian adalah kelas VIII A yang
berjumlah 40 siswa. Kelas ini termasuk kelas yang aktivitas dalam belajarnya
sangat minim, khususnya pada mata pelajaran matematika. Karena mereka
menganggap matematika adalah mata pelajaran yang sulit, tidak menarik dan
cukup membosankan. Sehingga guru mata pelajaran yang mengampu
mengaku agak kesulitan menghadapi murid yang demikian. Perlu kesabaran
dari guru pengampu untuk bisa mengajarkan matematika yang menarik untuk
siswa sehingga aktivitas belajarny meningkat. Melihat fenomena yang
demikian, peneliti tertarik untuk membuat media pembelajaran matematika
berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi yang didalamnya dapat
mempermudah siswa dalam memahami materi yang diajarkan dan didalam
media tersebut juga terdapat gambar dan animasi yang menarik yang dapat
menambah aktivitas belajar siswa terhaap matematika. Dan media ini juga
mempermudah guru dalam menyampaikan materi kepada siswa. Program ini
cukup mudah untuk dioperasikan oleh guru tanpa ada latihan khusus, karena
program ini dibuat untuk mempermudah dalam proses pembelajaran baik
untuk siswa dan juga untuk mempermudah guru dalam menyampaikan materi.
B. Pembuatan Media Teknologi Informasi dan Komunikasi
Pembuatan media pembelajaran TIK dalam penelitian ini
menggunakan software Microsoft PowerPoint. Karena Microsoft PowerPoint
merupakan salah satu program presentasi-bisnis yang paling fleksibel.
Microsoft PowerPoint ini juga dilengkapi dengan banyak program grafis yang
bisa untuk membuat gambar, animasi, serta dilengkapi dengan warna-warna
dan bentuk yang secara bersamaan sehingga mampu menyampaikan pesan
secara efektif.
Cara pembuatan dan penulisannya hampir sama dengan Microsoft
Word. Microsoft PowerPoint ini mempunyai beberapa keunggulan
diantaranya :
1. Mengetikkan teks presentasi langsung ke Microsoft PowerPoint, atau
dengan mengambilnya dari program lain
2. Mengatur skema warna dan tata letak yang konsisten dan menarik dalam
pembuatan media pembelajaran yang menarik.
3. Membuat animasi dan transisi menarik antar slide yang bisa dikendalikan
hanya dengan beberapa tuts keyboard ketika kita menjalankan program
dalam media ini tanpa terganggu oleh transparansi apapun.
4. Dapat memperlihatkan dan menyampaikan media pembelajaran ini
dilayar, dalam bentuk cetakan maupun di internet.
Untuk membuat media pembelajaran TIK dengan Microsoft PowerPoint
dimulai dengan langkah sebagai berikut :
a. Klik tombol start.
b. Letakkan pointer mouse pada program. Menu program akan muncul.
c. Arahkan dan klik pointer mouse pada Microsoft Office kemudian pilih
menu Microsoft PowerPoint.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar