WAJAH PERPUSTAKAAN KITA


JUDUL - JUDUL SKRIPSI / THESIS / KARYA ILMIAH

Rabu, 13 April 2011

PEMODELAN NAVIGASI DARAT GUNUNG MERAPI - MERBABU SECARA 3 DIMENSI MENGGUNAKAN BLENDER


MURYONO, TRI (2010)

ABSTRAKSI
Sistem pemandu atau navigasi memberikan penjelasan untuk suatu tempat
kepada orang yang belum pernah berkunjung atau berada di tempat tersebut.
Area pegunungan, khususnya di kawasan gunung Merapi-Merbabu, juga menjadi
tempat yang cukup membingungkan bagi pengunjung yang baru pertama kali
datang. Maka dari itu dibutuhkan pemandu untuk mempermudah perjalanan
tersebut. Dengan perkembangan teknologi, pemandu dapat dilakukan secara
komputerisasi dengan citra secara 3 dimensi yang dapat memberikan efek hampir
nyata kepada pengguna sistem. Hal ini dapat menghemat sumber daya manusia
tentunya.
Peneliti merancang sebuah aplikasi komputer sebagai sistem pemandu
dengan menggunakan program Blender yang berlisensi open-source sehingga
dapat diunduh langsung pada situsnya secara cuma-cuma. Modelling, texturing
dan gaming adalah proses dalam pembuatan sistem pemandu tersebut. Modelling
adalah proses pembuatan obyek Gunung Merapi-Merbabu beserta kondisi
jalurnya menjadi virtual 3 dimensi, texturing adalah proses pemberian warna
pada objek 3 dimensi yang dibuat dan Gaming adalah proses pembuatan sistem
agar dapat dijalankan secara interaktif.
Sistem pemandu dengan citra 3 dimensi lebih mudah dipahami daripada
dengan citra 2 dimensi. Bahkan kelengkapan informasi yang disampaikan melalui
sistem navigasi tersebut dapat memberikan pengetahuan bagi seseorang yang
belum pernah mengunjungi suatu tempat menjadi sama tahunya dengan orangorang
yang sudah pernah mengunjungi tempat tersebut.

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seorang remaja ketika ditanya pengalamannya berkegiatan di alam
terbuka, menjawab bahwa mereka memperoleh banyak manfaat. Bisa menghirup
udara bersih, merasakan keakraban dan rasa saling percaya, bisa mengenal serta
mempelajari sifat dan perilaku alam secara langsung serta yang paling penting
bisa lebih merasakan kebesaran Allah SWT.
Lingkungan belajar di alam terbuka, salah satunya pendakian gunung bisa
membantu seseorang untuk mendapatkan hal-hal yang positif tentang kegiatan di
alam bebas. Kecelakaan atau force major yang berupa tersesat di gunung biasa
terjadi karena kurangnya pengetahuan tentang gunung atau ketidakpahaman
seseorang tentang ilmu navigasi darat. Banyaknya kecelakaan semacam itu
menyebabkan relawan SAR (Search And Rescue) ikut membantu dalam evakuasi
dan membutuhkan jalur evakuasi yang lebih cepat dalam penyelamatan.
Mengacu pada hal tersebut, penulis berinisiatif membuat suatu aplikasi
pemandu untuk memperkenalkan kawasan Gunung Merapi-Merbabu dalam
program pendidikan pelatihan sebagai guide pendakian gunung dengan kegiatan
pendidikan praktis lingkungan serta pelatihan teknik hidup di alam terbuka,
aplikasi ini juga dibuat untuk program ekowisata meliputi perjalanan wisata alam,
aktifitas fotografi serta peningkatan mata pencaharian warga kampung sekitar
sebagai guide bagi para pendaki yang masih awam.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang penulis kemukakan di atas, maka timbul
berbagai permasalahan antara lain:
1. Bagaimana membuat dan merancang pemodelan navigasi darat Gunung
Merapi-Merbabu secara 3 dimensi mengunakan Blender.
2. Bagaimana membuat sistem navigasi 3 dimensi yang jelas agar mudah
dipahami oleh publik pada umumnya.
1.3 Batasan Masalah
Pembuatan sistem navigasi darat Gunung Merapi–Merbabu agar tidak
meluas dalam pembuatan dan pembahasannya, maka perlu ada pembatasan masalah.
Adapun untuk pembatasan masalah sebagai berikut:
1. Modelling yaitu pembuatan replika Gunung Merapi-Merbabu dengan tampilan 3 dimensi.
2. Texturing yaitu pemberian warna tekstur pada tiap replika yang ada.
3. Animation yaitu proses pembuatan sistem interaktif dalam aplikasi yang dibuat.
4. Mode game untuk proses penjelajahan.
1.4 Tujuan
Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat dan merancang pemodelan
navigasi darat Gunung Merapi–Merbabu secara pencitraan 3 dimensi
menggunakan Blender.
1.5 Manfaat
Manfaat dari pembuatan pemodelan ini adalah:
1. Mempermudah setiap orang untuk mengetahui semua jalur pendakian Gunung Merapi-Merbabu.
2. Memberikan panduan kepada masyarakat umum dan masyarakat sekitar
kawasan Gunung Merapi-Merbabu sebagai guide bagi para pendaki
yang masih awam dalam mendaki gunung.
1.6 Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah
sebagai berikut :
1. Studi Pustaka
Studi pustaka dilakukan dengan cara mencari informasi tentang
penelitian baik berupa buku-buku, jurnal-jurnal, internet dan juga dari
sumber lainnya yang mendukung perancangan sistem berdasarkan landasan
teori yang ada.
2. Observasi
Observasi dilakukan dengan cara mengumpulkan data media aplikasi
dan penulis turun langsung ke lokasi jalur-jalur pendakian Gunung Merapi-
Merbabu sebagai Kawasan Konservasi dan Ekowisata. Penulis juga
mengambil foto kondisi pegunungan yang meliputi:
a. Kontur Pegunungan.
b. Tata letak jalur pegunungan.
c. Warna tekstur Pegunungan.
d. Kondisi Pegunungan.
3. Wawancara
Metode pengumpulan data dengan cara mengadakan tanya jawab
secara langsung kepada pihak-pihak yang terkait untuk menyelesaikan data
yang diperlukan dan memberikan informasi yang dibutuhkan.
1.7 Sistematika Penulisan
Tugas Akhir ini nantinya disusun dengan sistematika penulisan yang
terdiri dari lima bab pokok bahasan sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini berisi tentang Latar Belakang, Rumusan Masalah, Batasan
Masalah, Tujuan, Manfaat, Metode Penelitian dan Sistematika Penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini membahas tentang perangkat lunak yang dipakai dalam
pembuatan aplikasi. Yang berisi tentang pengertian dan penjelasan
mengenai Blender, Phython dan Yaf(a)ray.
BAB III PERANCANGAN SISTEM DAN IMPLEMENTASI
Bab ini membahas tentang proses perancangan Pemodelan
Navigasi Darat Gunung Merapi–Merbabu Secara 3 Dimensi
Menggunakan Blender beserta implementasi perancangan tersebut
ke dalam komputer.
BAB IV PENGUJIAN SISTEM
Bab ini menunjukkan hasil dari perancangan Pemodelan Navigasi
Darat Gunung Merapi–Merbabu Secara 3 Dimensi Menggunakan Blender.
BAB V PENUTUP
Berisi tentang kesimpulan dan saran dari implementasi Pemodelan
Navigasi Darat Gunung Merapi–Merbabu Secara 3 Dimensi
Menggunakan Blender.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar