WAJAH PERPUSTAKAAN KITA


JUDUL - JUDUL SKRIPSI / THESIS / KARYA ILMIAH

Rabu, 06 April 2011

PEMBUATAN DESAIN ALAT PEMADAT SKALA LABORATORIUM UNTUK BAHAN CAMPURAN ASPAL.

KURNIAWAN , ARIES DWI (2010)
Abstract

Perbedaan pemadatan campuran aspal di lapangan dengan cara digilas dan di laboratorium dengan cara ditumbuk, bisa menyebabkan perbedaan karakteristik kepadatan campuran aspal tersebut. Diperlukan sebuah penelitian alat pemadat yang sistim kerjanya menyerupai seperti yang ada di lapangan. Data yang digunakan dalam pembuatan desain alat pemadat ini berupa data dari lapangan dan dari laboratorium. Data dari laboratorium berupa data spesifikasi alat pemadat laboratorium (Marshall Hammer) dan campuran aspal yang digunakan sebagai percobaan di laboratorium. Sedangkan data dari lapangan berupa spesifikasi alat pemadat, yaitu Three Wheel Roller dan Tire Roller. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang ada didapat suatu desain alat pemadat dengan skala untuk laboratorium yang proses kerjanya menyerupai proses pemadatan di lapangan. Dengan bahan campuran aspal yang akan dipadatkan berdimensi lebar 30 cm, panjang 100 cm dan tebal 7 cm. Karena ketebalan campuran aspal di lapangan yang berbeda, alat ini dapat diganti pada pembatas tempat campuran aspal agar bisa menyesuaikan perbedaan ketebalan di lapangan. Untuk penelitian lebih lanjut, campuran aspal yang telah dipadatkan dilakukan core drill agar sesuai dengan dimensi bahan penelitian campuran aspal di laboratorium. Kata kunci : desain, alat pemadat, laboratorium, campuran aspal.

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kontruksi jalan dirancang agar dapat memikul beban lalu lintas kendaraan
yang lewat dan dapat memberi kenyamanan bagi pengguna jalan. Beban
kendaraan yang terjadi secara berulang – ulang dapat menyebabkan kerusakan
perkerasan jalan. Mekanisme kerusakan ini menjadi salah satu dasar perencanaan
perkerasan, sehingga diperlukan penelitian khusus pada material perkerasan.
Pada umumnya pembuatan benda uji untuk penelitian material perkerasan
jalan menggunakan alat laboratorium dengan sistim standar pembebanan statis.
Metode ini tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Tugas akhir ini dimaksudkan
untuk membuat desain alat pemadat yang sesuai dilapangan, yang didasarkan pada
analisis konsep pembebanan. Pemadatan dengan menggunakan alat pemadat
Marshall Hammer yang sering di gunakan selama ini tidak mempresentasikan
proses pemadatan di lapangan.
Saat ini alat pemadat laboratorium di Indonesia masih menggunakan
pemadatan dengan cara di tumbuk ( gaya vertikal ). Sedangkan pemadatan di
lapangan menggunakan cara di gilas ( gaya horizontal ). Dengan perbedaan cara
pemadatan ini bisa menyebabakan perbedaan kepadatan, untuk itu diperlukan
penelitian alat pemadat yang menyerupai di lapangan dibandingkan dengan alat
pemadat di laboratorium sekarang ini. Dari beberapa pemikiran di atas di
maksudkan untuk dapat membuat perencanaan alat yang berbeda dengan yang ada
di laboratorium UMS, diinginkan alat yang akan dibuat sesuai dengan kondisi di
lapangan.
B. Rumusan Masalah
Beberapa permasalahan penelitian dibidang perkerasan jalan sesuai dengan
uraian di atas, yaitu:
1. Diperlukan kajian tentang pemadatan di laboratorium yang mendekati proses
di lapangan.
2. Diperlukan konsep pemadatan di laboratorium yang mendekati proses di
lapangan.
3. Diperlukan desain alat pemadat yang cara bekerjanya menyerupai proses di
lapangan.
C. Tujuan
Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan pemahaman tentang alat pemadat di laboratorium yang
mendekati proses pemadatan di lapangan.
2. Menyusun konsep pemadatan di laboratorium yang baru dan inovatif dalam
rangka melakukan simulasi proses di lapangan.
3. Menyusun desain alat pemadat dengan inovasi baru disertai gambar detailnya.
D. Ruang lingkup
Ruang lingkup agar sesuai dengan tujuan penelitian adalah sebagai
berikut:
1. Peningkatan pemahaman tentang alat pemadat di Laboratorium dan
penyusunan konsep pemadatan di Laboratorium di laksanakan secara teoritis.
2. Desain alat pemadat untuk laboraturium yang ideal, meliputi :
‐ Parameter desain ( beban, cara kerja, bentuk, bahan dan sebagainya )
‐ Konsep alat pemadat
‐ Desain detail alat pemadat tiap komponen
‐ Gambar alat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar