WAJAH PERPUSTAKAAN KITA


JUDUL - JUDUL SKRIPSI / THESIS / KARYA ILMIAH

Kamis, 17 Maret 2011

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA MAHASISWA KEPERAWATAN SEBELUM MENGHADAPI PRAKTIK KLINIK DI RUMAH SAKIT.

Abstract
Haristanadi, Rosy (2010)

Masalah psikis dan stres psikologis yang terjadi pada seseorang dapat menimbulkan insomnia. Masalah tidur pada seseorang biasanya ditandai dengan sulit masuk tidur, tidur gelisah, sering terbangun atau periode bangun tidur panjang. Para mahasiswa keperawatan yang baru pertama kali melakukan orientasi di sebuah rumah sakit tempat mereka peraktik, mungkin akan mengalami rasa ketakutan, karena akan berhadapan dengan orang–orang yang baru, tempat yang baru dan situasi yang baru juga, yang terkadang rasa kecemasannya itu bisa membuat mereka sulit tidur, atau bahkan sampai ke tahapan insomnia. Penelitian ini merupakan penelitian descriptive correlative dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 99 mahasiswa S1 Keperawatan UMS yang akan menjalani praktik belajar di rumah sakit. Penentuan sample penelitian menggunakan teknik proporsional random sampling. Teknik pengolahan data menggunakan teknik analisis Rank Spearman. Kesimpulan Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta sebelum menghadapi praktik klinik di rumah sakit sebagian besar adalah sedang, kejadian insomnia mahasiswa keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta sebelum menghadapi praktik klinik di rumah sakit Surakarta sebagian besar adalah sedang, dan Terdapat hubungan yang cukup kuat antara tingkat kecemasan dengan kejadian insomnia pada mahasiswa keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta sebelum menghadapi praktik klinik di rumah sakit, yaitu dengan nilai rhitung 0,547dan nilai probabilitas (p-value) 0,001.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar