WAJAH PERPUSTAKAAN KITA


JUDUL - JUDUL SKRIPSI / THESIS / KARYA ILMIAH

Jumat, 18 Maret 2011

HUBUNGAN HOSPITALISASI BERULANG DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK PRASEKOLAH YANG MENDERITA LEUKEMIA LIMFOSITIK AKUT DI RUANG MELATI 2 RSUD Dr. MOE

Abstract
FAOZI, EKAN (2010)

Kanker merupakan masalah utama penyakit di dunia. Leukemia limfositik akut paling lazim dijumpai pada anak, insiden tertinggi terdapat pada usia 3-7 tahun, dan menurun pada usia 10 tahun. Jika anak positip menderita Leukemia limfositik akut, anak harus dilakukan terapi pemeliharaan yang cukup panjang (2-3 tahun), sehingga anak harus mengalami hospitalisasi berulang. anak yang dirawat di rumah sakit, akan mudah mengalami krisis karena mengalami stress akibat perubahan baik terhadap status kesehatan maupun lingkungan dalam kebiasaan sehari-hari dan mempunyai sejumlah keterbatasan dalam mekanisme koping untuk mengatasi masalah maupun kejadian yang bersifat menekan. Hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti terhadap pasien anak usia prasekolah yang menderita leukemia limfositik akut di ruang melati 2 RSUD Dr.Moewardi Surakarta 7 pasien mengalami regresi, pasien terlihat berdiam diri, menolak untuk kerjasama, ketakutan kecurigaan yang sangat tinggi dengan orang lain. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan hospitalisasi berulang dengan perkembangan psikososial anak prasekolah yang menderita leukemia limfosistik akut di ruang Melati 2 RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif, desain penelitian diskriptif korelasi. Jumlah populasi 15 pasien yang didapatkan dari dokumentasi keperawatan Ruang Melati 2 tahun 2009. Sampel adalah anak usia prasekolah yang berumur 4-5 tahun penderita leukemia limfositik akut yang menjalani perawatan di rumah sakit minimal 2x dalam satu bulan. Dengan teknik pengembilan data yaitu accidental sampling diperoleh sampel sebanyak 13 responden. Pengujian statistik menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Pengukuran responden mengenai perkembangan psikososial menggunakan test VSMS. Hasil penelitian menunjukkan 9 responden (69,2%) melakukan hospitalisasi berulang kategori sering, sementara terdapat 4 responden (30,8%) melakukan hospitalisasi berulang sedang. Sebanyak 10 responden (76,9%) memiliki perkembangan psikososial di bawah rata-rata, 3 responden (23,1%), memiliki perkembangan psikososial sesuai rata-rata. Ada hubungan hospitalisasi berulang dengan perkembangan psikososial anak prasekolah yang menderita leukemia limfositik akut di Ruang Melati 2 RSUD Dr. Moewardi Surakarta dimana p-value = 0,001 dengan tingkat hubungan yang sangat kuat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar